Tampilkan postingan dengan label Obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat. Tampilkan semua postingan

Hormon Cinta Sembuhkan Kecanduan Narkoba

Oksitosin adalah hormon yang memiliki efek anti stres pada pria dan wanita. Hormon ini meningkat drastis setelah melahirkan dan nampaknya merupakan mekanisme alami yang membantu keterikatan ibu dengan bayinya. Hormon ini juga mengalami peningkatan jumlah ketika seseorang jatuh cinta, sehingga disebut juga hormon cinta.

Hormon cinta ini ternyata bisa menjadi kunci untuk mengatasi kecanduan alkohol. Ilmuwan di Australia telah melakukan uji klinis pada pecandu alkohol dengan menggunakan semprotan hidung mengandung oksitosin untuk melihat apakah hormon itu dapat mengurangi kecanduan.

Percobaan ini sebenarnya sebagai tindak lanjut penelitian sebelumnya pada tikus yang diberi minum alkohol dan methamphetamin. Ketika diberi suntikan oksitosin, minat tikus terhadap alkohol dan obat-obatan menurun drastis.

Profesor Iain McGregor, peneliti dari Universitas Sydney mengatakan bahwa jika para ilmuwan bisa memanfaatkan oksitosin untuk perawatan medis, hormon ini dapat membalikkan dampak penggunaan narkoba dan alkohol, bahkan membuat pengguna narkoba jadi lebih tahan dari kecanduan.

"Konsumsi alkohol berlebihan dan penggunaan metamfetamin atau kokain dapat menghabiskan tingkat oksitosin di otak. Semprotan oksitosin bisa memulihkan sistem otak yang telah berubah akibat penyalahgunaan alkohol dan narkoba," kata Prof.McGregor seperti dilansir ninemsn.com.

Prof McGregor menguraikan hasil penelitian tikusnya dalam konferensi Alkohol dan Obat lainnya di Hobart. Dia memberi suntikan oskitosin kepada tikus muda setiap hari selama 10 hari sebelum diberi alkohol. Begitu mencapai usia dewasa, tikus yang telah disuntik oksitosin tidak tertarik kepada alkohol dan lebih ramah daripada tikus yang tidak diberi suntikan.

Tikus-tikus yang telah mendapat suntikan juga memiliki oksitosin yang lebih banyak dalam otaknya. Hal ini menunjukkan bahwa suntikan yang diberikan memiliki efek jangka panjang. Penelitian lain juga menemukan bahwa oksitosin memiliki efek menghambat tikus mengkonsumsi methamphetamin.

Namun ada kekhawatiran jika obat oksitosin digunakan untuk membantu pecandu mengatasi kecanduannya, apakah ada kemungkinan penggunanya justru menjadi kecanduan oksitosin?

"Kami tidak berpikir begitu, tapi kita tidak pernah tahu. Oksitosin semprotan hidung tampaknya tidak memiliki potensi penyalahgunaan. Orang tidak menggunakannya dan kemudian merasa sakau. Obat ini memiliki efek yang lebih halus," kata Prof McGregor.

Obat Herpes 1


Obat Herpes (artikel 1)


Tanaman dandang gendis merupakan obat herpes secara alami, disamping bisa digunakan sebagai obat diabetes.

Artikel ini sengaja kami buat bersambung agar lebih enak dibaca sehingga pembacapun lebih gampang memahami dan lebih mengenal tanaman unik dandang gendis ini.

Bagi yang bukan berasal dari Jawa, tanaman dengan sebutan dandang gendis mungkin tidaklah popular dan memiliki arti apa-apa. Padahal nama tersebut akan mengingatkan dengan tembang Jawa Dandang Gulo (gendis). “Gendis adalah kata dalam bahasa Jawa yang berarti gula.

Tanaman ini diberi nama dandang gendis, karena kemungkinan dipercaya oleh nenek moyang kita bisa menyembuhkan penyakit kencing manis. Nama ini juga mengingatkan kita dengan Kertajaya, raja terakhir Kerajaan Kediri di Jawa Timur, yang dikenal dengan nama Dandang Gendis.

Dari sejarah nama terlihat bahwa tanaman ini secara tradisional telah lama digunakan untuk mengatasi salah satu masalah kesehatan. Di Negara lainpun tanaman ini ternyata tidak hanya popular untuk masalah kencing manis, namun juga masalah kesehatan lainnya. Mari kita kupas lebih lanjut tentang dandang gendis ini.




                                                            … … … (bersambung ke obat herpes, artikel 2)

Obat Herpes Simplex


Herpes

Herpes yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV) adalah sejenis penyakit yang menjangkiti mulut, kulit dan alat kelamin. Penyakit ini menyebabkan kulit melepuh dan terasa sakit pada otot di sekitar daerah yang terjangkiti. Hingga saat ini penyakit ini belum dapat disembuhkan, tetapi dapat diperpendek masa kambuhnya.

Apa sesungguhnya herpes pada kelamin itu? Dr. Sunardi Radiono, Sp KK dari SMF Kulit dan Kelamin RS Dr. Sardjito / FK UGM menjelaskan, Herpes Genitalis adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus herpes simpleks, utamanya secara alamiahtipe 2 (HSV-2). tetapi oleh karena perilaku seksual manusia macam-macam, seperti oral seks, bisa juga karena infeksi herpes simpleks tipe 1 (HSV-1).

Kambuh Lagi

Antara HSV-1 dan HSV-2 secara klinis tidak berbeda, kecuali tingkat kekambuhan. HSV-2 biasanya mengenai orang dewasa seksual aktif. Tanda-tandanya pada alat genital alias kelamin untuk perempuan bisa terjadi peradangan di selaput lendir vagina sampai vulva, juga pada kulit di sekitar genitalia. Pada waktu pertama kali terjangkiti(primernya), muncul lepuh-lepuh kecil kadang berair, mudah terbuka / erosi, sehingga menjadi seperti koreng-koreng kecil, merasakan gatal dari ringan sampai pedih / sakit keputihan. Sedangkan pada laki-laki bintil-bintil kecil akan memecah dan berair seperti koreng kecil-kecil. Ini kalau pertama kali terkena. Kalau serangan ulang disebutherpes genitalis recurrent, umumnya terbatas yang terjangkiti. Satu sisi yang terkena, jumlah bintil-bintilnya sedikit tetapi serng kambuh.
HSV-1 normatif menyebabkan herpes simpleks labialis atau parsialis yang mengenai daerah bibir atau muka. Infeksi primer pada HSV-1biasanya terjadi pada anak-anak (bayi), muncul seperti gomen. Dalam waktu 10 hari, penyakit itu sembuh. Untuk membuktikan diperlukan pemeriksaan laboratorium. Suatu saat setelah dewasa penyakit ini akan kambuh sebagai herpes simpleks labialis.

Sembuh Total

Seperti telah dijelaskan di awal tulisan, secara medis penyakit ini belum bisa disembuhkan, hanya dapat diperpendek masa kambuhnya. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan keyakinan kita, bahwa"Setiap Penyakit Pasti Ada Obatnya."

Jawaban atas Penyembuhan Penyakit Herpes, baik yang disebabkan oleh virus HSV-1 dan HSV-2 adalah dengan metode naturopaty(penyembuhan secara alamiah) atau dengan jamu. Cara ini terbukti lebih efisien, efektif, murah, tidak menimbulkan efek samping. Dan yang terpenting adalah bisa menyembuhkan secara Total !



Sumber : www.wismajamujogja.blogspot.com

Suplemen Tak Cegah Kanker


Orang mengkonsumsi berbagai jenis multivitamin dengan harapan dapat menambah ketahanan tubuh, bahkan orang juga percaya bahwa multivitamin tertentu dapat menghindarkan si konsumen dari penyakit tertentu.

Namun, menurut penelitian, ini penting diperhatikan para "pemuja" suplemen; Multivitamin ternyata tidak sesakti seperti dalam iklan. Ia tidak dapat menahan kelainan sistem tubuh yang bisa memicu kanker atau penyakit jantung.

Women Health Initiative di AS melakukan eksperimen yang melibatkan 161.898 orang wanita. Periset dari 40 cabang lembaga itu, mengumpulkan pengguna multivitamin. Mereka melakukan sampel antara wanita yang mengkonsumsi multivitamin dengan yang mengkonsumsi sayur dan buah-buahan.

Selama delapan tahun memantau sel-sel tubuh responden, hasilnya sekitar 42% pengkonsumsi multivitamin memiliki gejala yang sama dengan orang-orang yang potensial menderita beberapa jenis kanker, seperti usus dan payudara, serta penyakit jantung. Sedangkan pemakan sayuran dan buah-buahan tidak.

Hasil riset yang ditulis dalam Archives of Internal Medicine menyatakan bahwa multivitamin tak terbukti memberikan keunggulan ketahanan tubuh terhadap 10 kategori penyakit yang diteliti, termasuk kanker usus, serangan jantung, stroke dan penyumbatan darah. Penelitian ini menganulir riset para peneliti sebelumnya, yang menyatakan sebaliknya.

"Tak ada manfaatnya, tetapi juga tidak ada kerusakan pada yang mengkonsumsi multivitamin, "kaa Marian Neuhouser, peneliti dari Fred Cancer Reasearch. Konsumsi multivitamin di Negeri AS menghabiskan sekitar U$ 20 miliar atau lebih dari Rp. 255 Triliun per tahun.

Hal ini menegaskan bahwa Herbal atau Nutrisi dari buah dan sayuran terbukti lebih baik dan unggul, karena selain bisa untuk daya tahan tubuh, juga bisa menyembuhkan penyakit.

Orang Tua Makan Sehat, Anak Sehat


Ada korelasi antara sehat tidaknya seorang anak dan kepedulian orang tuanya terhadap makanan si anak. Riset dari Center Nutrisional University yang melibatkan 200 anak antara lima dan enam tahun membuktikan hal ini. Mereka bisa menyebutkan makanan sehat yang mereka makan karena dipilihkan orang tuanya.

Dari sampel itu, ditemukan 30 macam makanan yang dikenali samg anak dan orang tuanya yang diuji secara terpisah. "Hasilnya, para orang tua dan anak yang mengetahui jenis makanan sehat berkorelasi, " kata peneliti lembaga tersebut, Darota Zarnowieki.

Hal ini, kata dia, membuktikan perilaku sehat orang tua memberikan dampak signifikan pada pengenalan anak terhadap makanan sehat. "KAlau orang tuanya menghargai kesehaan, anaknya juga."

Penelitian ini juga menguatkan penelitian lain tentang sel manusia yang merekam sel orang tuanya. Riset yang dipimpin Profesor Assam El-Osta dari Baker IDI Heart and Diabetes Institute menyatakan perubahan kimia pada kontrol sel genetik terhadap kadar glukosa makanan yang dikonsumsi seseorang. PErubahan ini meninggalkan bekas DNA di gennya yang diwariskan kepada anaknya.

Penelitian ini menguatkan pula sinyalemen obesitas yang terjadi pada seorang anak yang dipengaruhi jenis makanan yang dikonsumsi orang tuanya.
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls